Interflour Indonesia

Berita & Acara

4 Pilar Kekuatan Tepung Terigu Kompas Menjaga Loyalitas Pelanggan Lintas Generasi

Sabtu, 23 Mei 2026

demonstrasi memasak

Di tengah persaingan industri pangan yang semakin ketat dan perubahan perilaku pelanggan yang berlangsung cepat, menjaga loyalitas pelanggan menjadi tantangan besar bagi banyak merek. Namun bagi tepung terigu Kompas, mempertahankan kepercayaan pelanggan selama lebih dari lima dekade bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi dalam menjaga kualitas, komitmen halal, inovasi, dan keberlanjutan.

Keempat hal tersebut kini menjadi fondasi utama atau empat pilar kekuatan tepung terigu Kompas dalam mempertahankan loyalitas pelanggannya di berbagai generasi. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam acara bertema “Legendary Legacy, Sustainable Future” yang digelar di Lotte Alley, Lotte Mall Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Marketing Manager tepung terigu Kompas, Dewi Ayu Putri mengatakan bahwa perjalanan panjang Kompas selama lebih dari 50 tahun tidak terlepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan secara konsisten.

“Tepung terigu Kompas adalah bagian dari menghormati sejarah dan kualitas terpercaya yang telah membentuk industri tepung terigu selama lebih dari lima dekade dan tiga generasi,” ujarnya.

Konsistensi Kualitas Produk

Pilar pertama adalah konsistensi kualitas produk. Tepung terigu Kompas memahami bahwa pelanggan akan tetap setia ketika produk mampu menghadirkan hasil yang konsisten hingga saat ini. Perusahaan terus memastikan setiap produk memiliki standar mutu tinggi melalui sistem pengawasan dan sertifikat ketat.

Pabrik tepung terigu Kompas memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti FSSC 22000 V6, ISO 14001, ISO 45001, sertifikasi Halal, SNI, serta BPOM. Standar tersebut memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai prinsip keamanan pangan modern dan mampu memenuhi ekspektasi pasar yang semakin tinggi.

Kompas juga menghadirkan beragam produk sesuai kebutuhan pelanggan. Tepung terigu Kompas dikenal sebagai tepung serbaguna premium berprotein sedang yang cocok untuk roti manis, donat, martabak, hingga aneka kue.

Selain itu terdapat tepung terigu Gerbang berprotein tinggi untuk roti, Gatotkaca berprotein rendah untuk kue dan jajanan pasar, serta Serdadu Biru yang diformulasikan khusus untuk produk mi. Ketersediaan produk dalam berbagai ukuran kemasan, mulai dari 250 gram hingga 25 kilogram, juga menjadi strategi perusahaan dalam menjangkau kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha.

Komitmen Halal dan Kepercayaan Konsumen

Pilar kedua adalah komitmen halal dan kepercayaan pelanggan. Bagi masyarakat Indonesia, aspek halal menjadi faktor penting dalam memilih produk pangan. Tepung terigu Kompas menjadikan halal sebagai bagian dari strategi utama untuk membangun kepercayaan pelanggan. Menurut Dewi, halal kini bukan hanya berkaitan dengan sertifikasi, tetapi juga mencerminkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. “Kami memahami halal mencerminkan praktik berkelanjutan, memperkuat rantai pasokan, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Halal Certification Director Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Yanis Naini menekankan bahwa konsep halal harus mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari bahan baku hingga produk akhir. Pendekatan inilah yang membuat pelanggan tidak hanya membeli produk, tetapi juga mempercayai nilai yang dibawa oleh merek tersebut.

Inovasi dan Kedekatan dengan Pelanggan

Selain kualitas produk dan halal, Kompas juga aktif membangun hubungan emosional dengan pelanggan melalui berbagai program promosi dan aktivitas engagement. Salah satunya diwujudkan melalui kampanye nasional “Gak Perlu Takut Selama Punya Kompas” yang dirancang untuk memperkuat loyalitas pelanggan sekaligus meningkatkan penjualan produk ritel.

Kampanye tersebut diperkuat melalui program “Taburan Hadiah dari Terigu Kompas” yang berlangsung secara nasional sejak Januari hingga April 2026, dengan hadiah utama paket umrah dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Bukan hanya itu, Kompas juga aktif membangun hubungan dengan komunitas dan pelaku UMKM melalui program edukasi berkelanjutan. Langkah ini membuat Kompas tidak hadir sebagai produk, juga menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis para pelanggannya.

Melalui program ini, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan penjualan kemasan ritel secara berkelanjutan, sekaligus memberikan apresiasi kepada pelanggan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan,” kata Dewi.

Sustainability untuk Masa Depan 

Di tengah meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap isu lingkungan, Kompas juga memperkuat komitmen sustainability sebagai strategi jangka panjang. Perusahaan fokus pada 4 area utama keberlanjutan, yaitu bisnis yang bertanggung jawab, kesehatan dan kesejahteraan karyawan, kesehatan dan kesejahteraan konsumen, dan pengelolaan jejak lingkungan.

Berbagai inisiatif dilakukan mulai dari efisiensi energi, pengurangan limbah, hingga praktik pengadaan yang bertanggung jawab.  “Konsep sustainability future kami wujudkan melalui proses produksi yang lebih efisien sekaligus tetap menjaga kualitas produk,” pungkas Dewi.

 Melalui 4 pilar tersebut dan semangat “Legendary Legacy, Sustainability Future”, tepung terigu Kompas terus memperkuat eksistensinya sebagai merek tepung terigu legendaris  Indonesia yang mampu bertahan, berkembang, dan tetap relevan di tengah perubahan zaman.