Interflour Indonesia

Berita & Acara

Apa Itu Éclair? Sejarah, Rasa, dan Cara Menikmatinya

Rabu, 14 Januari 2026

eclair

Éclair adalah penganan klasik asal Prancis yang dikenal dengan adonan choux yang ringan, berbentuk memanjang, dan biasanya dilapisi glaze mengilap di bagian atasnya.

Nama éclair dalam bahasa Prancis berarti “kilat” atau “kilauan”. Penamaan ini merujuk pada kilap lapisan glaze di permukaannya. Ada pula yang menyebutkan bahwa nama tersebut menggambarkan betapa lezatnya kue ini hingga dapat habis disantap “secepat kilat”.

Lantas, bagaimana sejarah di balik makanan manis yang menggugah selera ini? Yuk, kita ulas bersama.

Sejarah Éclair

Mengutip dari laman Grid Kids, sejarah éclair berakar pada abad ke-19 di Prancis. Banyak sejarawan kuliner meyakini bahwa kue ini pertama kali diciptakan oleh koki pâtisserie ternama, Marie-Antoine Carême, yang juga dikenal sebagai “Raja Para Koki”.

Awalnya, kue ini dikenal dengan nama petite duchesse sebelum kemudian populer dengan sebutan éclair pada sekitar tahun 1860-an. Seiring waktu, éclair berkembang menjadi salah satu kue klasik yang paling dikenal dalam dunia pastry Prancis.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Adonan Pastry: dari Shortcrust hingga Puff

Rasa dan Komponen Utama

Éclair menawarkan perpaduan tekstur yang kontras. Komponen utamanya terdiri dari kulit choux yang kering dan renyah di luar, namun berongga di dalam. Bagian tengahnya diisi dengan crème pâtissière (krim pastri), umumnya beraroma vanila, yang lembut dan creamy.

Sebagai sentuhan akhir, éclair dilapisi glaze mengilap yang menjadi ciri khasnya. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang ringan, kaya, dan seimbang tanpa terasa terlalu manis.

Variasi Éclair yang Populer

Selain varian klasik cokelat dan vanila, éclair kini hadir dalam berbagai variasi modern, seperti:

  • Éclair café (kopi)
  • Salted caramel (karamel asin)
  • Éclair dengan isian krim buah, seperti passion fruit atau pistachio
Éclair paling nikmat disantap dalam kondisi dingin dan sebaiknya diisi sesaat sebelum disajikan agar teksturnya tetap optimal. Teknik memanggang adonan choux pada suhu moderat sangat penting untuk menghasilkan kulit yang kering dan berongga, sebagaimana dijelaskan oleh Kristina Razon dalam Serious Eats.

eclair dan tepung kompas

Jika kamu ingin membuat éclair sendiri di rumah, gunakan tepung terigu protein sedang seperti Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas agar adonan choux dapat mengembang dengan baik dan bertekstur ringan.

Selain untuk éclair, Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas juga cocok digunakan untuk berbagai olahan pastry lainnya, seperti croffle dan pisang bolen.

Dapatkan berbagai tips menarik seputar memasak serta rekomendasi tepung terigu terbaik untuk berbagai hidangan hanya di Interflour Indonesia!