Interflour Indonesia

Berita & Acara

7 Dessert Khas Belanda yang Paling Populer, Pernah Coba?

Kamis, 15 Januari 2026

thumbnail

Belanda memiliki beragam makanan penutup yang lezat dan unik, dengan cita rasa khas yang membedakannya dari negara lain. Berikut tujuh dessert khas Belanda paling populer yang bisa menjadi inspirasi kulinermu!

1. Poffertjes

Poffertjes 

Poffertjes adalah dessert khas Belanda yang sekilas mirip kue cubit, tetapi berukuran lebih kecil dengan tekstur lembut dan rasa manis tanpa isian. Panekuk mini ini dibuat dari campuran tepung soba, ragi, susu, dan telur, lalu dipanggang menggunakan wajan biasa atau cetakan khusus agar berbentuk bulat sempurna.

Biasanya, poffertjes disajikan hangat dengan taburan gula halus dan sedikit margarin di atasnya. Hidangan ini paling nikmat disantap saat masih hangat.

Baca juga:Mengenal Berbagai Jenis Adonan Pastry: dari Shortcrust hingga Puff

2. Stroopwafel

Stroopwafel

Salah satu jajanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Amsterdam adalah stroopwafel. Sesuai namanya, stroopwafel merupakan wafel tipis berbentuk bulat dengan isian sirup karamel di bagian tengah.

Perpaduan tekstur renyah di luar dan lelehan karamel manis di dalam menjadikannya sangat digemari. Kini, stroopwafel juga hadir dengan berbagai variasi topping modern, seperti krim cokelat, taburan permen warna-warni, dan lainnya.

3. Appeltaart

Appeltaart

Appeltaart adalah pie apel khas Belanda yang terkenal dengan ukurannya yang tebal dan mengenyangkan. Bagian luarnya terbuat dari pie crust yang renyah, sementara bagian dalamnya berisi potongan apel, kayu manis, dan kismis.

Kombinasi isian tersebut menghasilkan rasa manis hangat yang khas. Appeltaart sering disajikan dengan krim atau saus manis sebagai pelengkap.

Baca juga: Apa Itu Éclair? Sejarah, Rasa, dan Cara Menikmatinya

4. Tompouce

Tompouce

Rekomendasi dessert khas Belanda berikutnya adalah tompouce. Hidangan ini terdiri dari dua lapisan puff pastry yang renyah, dengan pastry cream lembut di bagian tengahnya.

Bagian atas tompouce dilapisi glazer tipis berwarna merah muda, meskipun warnanya dapat berubah mengikuti tema atau perayaan tertentu. Karena teksturnya yang berlapis dan lembut, tompouce sebaiknya dinikmati sambil duduk dengan menggunakan alat makan.

5. Ontbijtkoek

Ontbijtkoek

Ontbijtkoek adalah roti khas Belanda yang umumnya disantap sebagai menu sarapan. Berwarna cokelat tua, roti ini memiliki cita rasa manis dengan sentuhan rempah seperti kayu manis dan pala.

Biasanya, ontbijtkoek disajikan dengan olesan mentega di atasnya. Namun, karena rasanya yang manis dan aromanya yang khas, roti ini juga cocok dijadikan camilan.

6. Kerststol

Kerststol

Kerststol merupakan roti khas Belanda yang lazim disajikan menjelang Natal dan Tahun Baru. Teksturnya cenderung renyah di bagian luar, dengan isian pasta almond, kismis, kulit jeruk cincang, dan berbagai buah kering lainnya di bagian dalam.

Disajikan dengan mentega dan taburan gula halus, kerststol memiliki cita rasa yang kaya dan mudah diingat.

7. Pateschi

Pateschi

Meskipun namanya terdengar asing, pateschi sebenarnya mirip dengan pastel yang juga populer di Indonesia. Hidangan ini dapat ditemukan di Belanda maupun negara-negara di kawasan Karibia.

Pateschi berbentuk setengah lingkaran dengan kulit luar yang renyah dan isian daging atau sayuran di bagian dalam, menjadikannya camilan yang gurih dan mengenyangkan. Pateschi berbentuk setengah lingkaran dengan kulit luar yang renyah dan isian daging atau sayuran di bagian dalam, menjadikannya camilan yang gurih dan mengenyangkan.

Itulah tujuh dessert khas Belanda yang sangat direkomendasikan untuk dicoba. Jika kamu tertarik membuatnya sendiri di rumah, tepung terigu dari Interflour Indonesia siap menjadi andalan untuk berbagai kreasi, mulai dari puff pastry renyah untuk tompouce hingga adonan roti lembut untuk kerststol. 

gerbang jingga dan kompas dan dessert

Dengan tepung terigu berkualitas, berbagai resep baking favoritmu dapat dibuat dengan hasil yang maksimal. Yuk, wujudkan kreasi dessert khas Belanda di rumah!