Interflour Indonesia

Berita & Acara

Mengenal Berbagai Jenis Adonan Pastry: dari Shortcrust hingga Puff

Sabtu, 10 Januari 2026

croissant

Adonan pastry tersedia dalam berbagai jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda. Setiap jenis memiliki teknik pembuatan, tekstur, dan kegunaan yang khas. Untuk mengenalnya lebih jauh, simak penjelasan berikut ini.

1. Puff Pastry

puff pastry

Puff pastry adalah adonan yang terbuat dari tepung terigu, lemak (mentega atau margarin), garam, dan air. Adonan ini dibuat dengan teknik lamination, yaitu proses melipat dan mengistirahatkan adonan secara berulang untuk membentuk lapisan-lapisan tipis. 

Hasilnya, puff pastry memiliki tekstur ringan, renyah, dan gurih. Contoh olahan yang menggunakan puff pastry antara lain pastry isi daging atau sayuran, vol-au-vent, apple turnover, dan mille-feuille

2. Danish Pastry

danish pastry

Jenis kedua adalah danish pastry. Berbeda dengan puff pastry, adonan ini selain terbuat dari tepung terigu, margarin, garam, dan air, juga mengandung ragi, telur, dan susu.

Kombinasi bahan tersebut menghasilkan rasa yang cenderung manis, dengan tekstur renyah di bagian luar tetapi lembut dan empuk di bagian dalam. Kue berbahan danish pastry umumnya mudah ditemukan di bakery atau patisserie, seperti spandauer, snegl, dan berbagai varian lainnya. 

Baca juga: Apa Itu Puff Pastry dan Bedanya dengan Croissant? Ini Kegunaannya

3. Viennoiserie

Viennoiserie

Kamu tentu pernah menikmati croissant atau pain au chocolat, bukan? Keduanya merupakan contoh produk dari kelompok viennoiserie.

Viennoiserie dibuat dari tepung terigu, margarin, air, garam, ragi, telur, dan susu, sehingga sekilas mirip dengan danish pastry. Tekstur yang dihasilkan renyah di luar dan lembut serta sedikit manis di dalam

Namun, viennoiserie tidak hanya mencakup adonan dengan teknik lamination seperti croissant atau pain au chocolat, tetapi juga produk tanpa proses laminasi, misalnya brioche.

4. Filo Pastry

filo pastry

Mirip dengan puff pastry, filo pastry merupakan adonan yang tidak menggunakan ragi maupun telur. Perbedaannya terletak pada penggunaan lemak yang jauh lebih sedikit, yaitu sekitar setengah dari jumlah lemak pada puff pastry.

Akibatnya, adonan ini menghasilkan lapisan yang sangat tipis dan sangat renyah. Salah satu contoh makanan terkenal yang menggunakan filo pastry adalah baklava

Baca juga: Dutch Oven: Fungsi dan Kelebihannya untuk Baking

5. Choux Pastry

Choux Pastry

Choux pastry adalah adonan kue asal Prancis yang terbuat dari mentega, gula, air, tepung, dan telur. Berbeda dengan jenis pastry lainnya, adonan ini tidak menggunakan ragi sebagai bahan pengembang.

Proses pembuatannya dilakukan dengan merebus bahan cair dan lemak terlebih dahulu sebelum mencampurkannya dengan tepung dan telur. Hasilnya, produk dari choux pastry memiliki tekstur lembut dan berongga. Contoh yang banyak dikenal di Indonesia adalah kue sus dan churros

6. Shortcrust Pastry

shortcrust pastry

Jenis terakhir adalah shortcrust pastry. Adonan ini dibuat dari tepung terigu, mentega atau margarin, air, dan lemak dengan proporsi lemak yang cukup tinggi.

Tekstur yang dihasilkan kokoh, tetapi rapuh saat digigit. Shortcrust pastry umum digunakan sebagai kulit pie, quiche, dan berbagai jenis kue tart lainnya

Buat Berbagai Macam Pastry dengan Tepung Terigu dari Interflour Indonesia!

tepung terigu gerbang jingga dan pastry

Mulai dari puff pastry yang renyah hingga pastry lembut favoritmu, semua bisa dibuat di rumah dengan bahan yang tepat. Tepung terigu Gerbang Jingga siap menemani berbagai kreasi pastry kamu.

Untuk mengeksplorasi lebih banyak resep pastry, kue, dan roti, kunjungi situs web serta media sosial Interflour Indonesia. Selamat mencoba!