Interflour Indonesia

Berita & Acara

5 Makanan Tradisional yang Dipercaya Membawa Keberuntungan

Selasa, 6 Januari 2026

apem

Makanan tradisional Indonesia tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang unik dan lezat, tetapi juga karena makna simbolis yang terkandung di dalamnya. Beberapa di antaranya bahkan dipercaya membawa keberuntungan bagi siapa pun yang menyantap atau menyajikannya. Apa saja makanan tersebut? Simak ulasan berikut ini!

1. Bakpia

bakpia

Bakpia merupakan kue bulat kecil berisi kacang hijau atau cokelat yang berasal dari budaya Tionghoa dan diperkenalkan ke Yogyakarta pada awal abad ke-20. Kini, bakpia dikenal luas sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut.

Dalam budaya Tionghoa, bentuk bulat bakpia melambangkan kesempurnaan dan kelancaran rezeki. Sementara itu, rasa manis pada isiannya dipercaya membawa kebahagiaan dan kemakmuran. Oleh karena itu, bakpia kerap dijadikan simbol keberuntungan serta hadiah untuk mendoakan kehidupan yang manis dan lancar bagi penerimanya.

bakpia tepung terigu kompas

Dalam pembuatannya, bakpia menggunakan dua jenis adonan, yaitu adonan air dan adonan minyak. Keduanya memerlukan tepung terigu protein sedang, seperti Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas, agar kulit bakpia mudah dibentuk, tetap lembut, serta menghasilkan lapisan kulit yang tipis dan mudah mengelupas sehingga dapat membungkus isian dengan rapi.'


Baca juga: Tepung Terigu Protein Sedang untuk Apa? Yuk Simak Jawabannya

2. Kue Apem

kue apem

Kue apem adalah salah satu kue tradisional Jawa yang hampir selalu hadir dalam berbagai acara selamatan, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga tasyakuran.

Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, kue apem dipercaya membawa keberuntungan karena bentuknya yang bulat melambangkan kesempurnaan dan kelancaran rezeki. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun, menjadikan apem bukan sekadar makanan, melainkan simbol doa dan harapan agar hidup senantiasa lancar serta penuh berkah. 

3. Nasi Tumpeng

nasi tumpeng
Nasi tumpeng juga dipercaya membawa keberuntungan. Tumpeng melambangkan hubungan harmonis antara manusia dan Tuhan, serta kebersamaan dalam keluarga maupun masyarakat. 


Bentuknya yang menyerupai gunung dianggap suci dalam kepercayaan Jawa. Tradisi membuat dan membagikan tumpeng pada acara penting menjadi wujud rasa syukur, sarana mempererat hubungan sosial, sekaligus doa agar kehidupan senantiasa diberkahi dan berjalan lancar.

4. Lemper

lemper
Lemper merupakan kue tradisional berbahan dasar ketan yang diisi daging atau abon. Dalam budaya Jawa, lemper sering disajikan dalam acara adat dan hajatan.


Ketan yang lengket melambangkan persatuan dan kebersamaan, sehingga lemper dipercaya membawa keberuntungan dengan harapan rezeki yang terus melekat, kehidupan yang harmonis, serta kelancaran dalam berbagai aspek kehidupan. 


Baca juga: Resep Kue Pukis yang Empuk & Lembut

5. Onde-onde Isi Kacang Hijau

onde onde
Onde-onde adalah kue tradisional berbentuk bulat yang terbuat dari tepung ketan, diisi pasta kacang hijau manis, dan dilapisi biji wijen.


Bentuk bulat serta taburan wijen pada permukaannya kerap dimaknai sebagai simbol kebahagiaan, keharmonisan, dan harapan akan rezeki yang berlimpah. Oleh karena itu, onde-onde sering disajikan dalam acara syukuran, perayaan keluarga, maupun momen penting lainnya sebagai lambang keberuntungan.


Itulah lima makanan tradisional yang dipercaya membawa keberuntungan. Setiap hidangan tidak hanya lezat, tetapi juga sarat makna dan simbol yang mencerminkan harapan akan kesejahteraan, kebersamaan, dan keberkahan bagi siapa pun yang menikmatinya.

Untuk menemukan lebih banyak inspirasi resep kue tradisional maupun jajanan pasar lainnya, kamu dapat mengunjungi situs web serta mengikuti media sosial Interflour Indonesia sebagai referensi memasak di rumah. Semoga bermanfaat!