Interflour Indonesia

Berita & Acara

Mengenal Madeleine, Kue Mentega Ikonik dari Prancis

Selasa, 27 Januari 2026

kue madelaine

Madeleine adalah kue bolu kecil khas Prancis yang mudah dikenali dari bentuknya yang menyerupai cangkang kerang. Kue ini memiliki tekstur ringan dan lembut dengan cita rasa mentega yang kaya. Madeleine kerap disajikan sebagai hidangan penutup yang elegan atau sebagai pendamping minum teh dan kopi.

Popularitas madeleine di seluruh dunia tidak lepas dari pengaruh penulis Marcel Proust. Dalam karya monumentalnya, À la recherche du temps perdu (Remembrance of Things Past), ia menggambarkan bagaimana gigitan madeleine yang dicelupkan ke dalam teh mampu membangkitkan kenangan masa kecilnya. Sejak saat itu, madeleine menjadi simbol terkenal dari involuntary memory atau ingatan yang muncul secara tak terduga. Lantas, bagaimana sejarah di balik kue klasik ini? Mari kita ulas bersama.

Mengenal Madeleine dan Sejarahnya

Madeleine umumnya dikaitkan dengan kota Commercy, wilayah Lorraine di timur laut Prancis. Salah satu kisah yang paling populer menyebutkan bahwa kue ini pertama kali dibuat pada tahun 1755 oleh seorang perempuan bernama Madeleine Paulmier untuk Adipati Stanisław Leszczyński.

Kue tersebut kemudian dipopulerkan di Istana Versailles oleh putri sang adipati, Marie Leszczyńska, yang merupakan istri Raja Louis XV. Mengutip buku The French Cook: Sauces and Desserts (2020) karya Michael Ruhlman, kisah ini menambahkan nuansa romantis pada asal-usul madeleine yang sejatinya sederhana, namun kemudian menjadi sangat ikonik.

Baca juga:Cara Membuat Aneka Roti yang Empuk & Lembut

Bahan Utama dan Komponen Madeleine

Bahan utama madeleine tergolong sederhana, terdiri atas mentega (biasanya dilelehkan untuk menghasilkan rasa yang lebih kaya), telur, gula, dan tepung terigu. Untuk menambah aroma segar, sering ditambahkan parutan kulit lemon atau vanila.

gatotkaca dan madelaine

Untuk menghasilkan tekstur ringan serta punuk khas madeleine, disarankan menggunakan tepung terigu berprotein rendah, seperti merek Gatotkaca dari Interflour. Tepung terigu ini memiliki kadar gluten yang rendah, sehingga menghasilkan tekstur kue yang lembut dan cakey, bukan kenyal.

Mengutip Serious Eats dalam artikel Types of Flour: A Guide, kadar gluten yang rendah membantu mencegah pembentukan gluten berlebihan saat pengadukan adonan, sehingga menghasilkan madeleine berukuran kecil (petite madeleine) yang empuk dan ringan.

Tips Penting dalam Pembuatan Madeleine

Keberhasilan membuat madeleine terletak pada beberapa trik penting berikut:

  • Adonan wajib didinginkan minimal satu jam, atau bahkan semalaman, untuk menciptakan kejutan termal (thermal shock) saat adonan dimasukkan ke dalam oven panas. Proses ini sangat krusial untuk membentuk punuk ikonik pada madeleine.
  • Kue harus dipanggang menggunakan cetakan logam khusus berbentuk cangkang kerang (moule à madeleine) yang telah diolesi mentega dan ditaburi tepung atau disemprot minyak.
  • Punuk terbentuk karena bagian tepi adonan yang dingin akan matang lebih cepat di dalam oven panas, sehingga mendorong bagian tengah adonan yang masih dingin untuk mengembang ke atas.

Bagaimana, tertarik menikmati kue klasik Prancis ini? Dapatkan berbagai tips menarik lainnya seputar memasak dan pilihan tepung terbaik untuk berbagai hidangan hanya di Interflour Indonesia.