Interflour Indonesia

Berita & Acara

Apa Perbedaan Bagel dan Donat? Serupa tapi Tak Sama, Lho!

Selasa, 9 Desember 2025

bagel dan donat

Banyak orang sering tertukar antara bagel dan donat karena bentuknya yang sama-sama bulat dan berlubang di tengah. Padahal, keduanya memiliki karakter yang berbeda. Jadi, apa saja perbedaannya? Yuk, simak penjelasannya!

Sekilas tentang Bagel

Bagel adalah roti berbentuk cincin dengan tekstur padat dan kenyal. Ciri khas bagel adalah adonannya direbus terlebih dahulu sebelum dipanggang, sehingga menghasilkan kulit yang mengkilap dan sedikit chewy. Rasanya cenderung netral atau gurih, sehingga cocok dipadukan dengan krim keju, mentega, atau taburan biji-bijian.

Sekilas tentang Donat

Kalau donat tentu kamu sudah familiar. Donat merupakan kue berbentuk cincin yang dibuat dengan menggoreng adonan hingga mengembang dan bertekstur empuk. Biasanya donat disajikan dengan berbagai topping seperti gula tabur, cokelat, meses warna-warni, atau dibuat tanpa lubang dengan isian selai maupun krim.

Perbedaan Bagel dan Donat

Setelah mengetahui gambaran singkat mengenai bagel dan donat, kini kamu pasti mulai menangkap perbedaan keduanya. Supaya lebih jelas, simak perbedaan berikut!

1. Kadar protein tepung terigu

Kadar protein tepung terigu yang digunakan untuk bagel dan donat berbeda.

  • Bagel umumnya menggunakan tepung terigu berprotein tinggi seperti Tepung Terigu Gerbang Jingga, agar menghasilkan gluten yang kuat, sehingga teksturnya menjadi padat, kenyal, dan chewy.
  • Donat biasanya dibuat menggunakan tepung terigu protein sedang seperti Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas, tepung terigu serbaguna yang membantu menghasilkan donat empuk, ringan, mengembang lembut, dan menyerap topping manis tanpa terasa berat.

2. Cara memasak

Perbedaan berikutnya terletak pada proses memasaknya.

  • Bagel direbus sebentar untuk membentuk kulit sebelum dipanggang.
  • Donat langsung digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan keemasan.

3. Tekstur makanan

Tekstur kedua makanan ini sangat berbeda:

  • Bagel memiliki tekstur padat dan kenyal berkat proses perebusan.
  • Donat bertekstur lembut dan airy karena proses penggorengan yang membuat adonan mengembang.

4. Rasa dasar

Perbedaan rasa dasar juga cukup mencolok:

  • Bagel cenderung gurih atau netral karena kandungan gulanya sangat sedikit.
  • Donat cenderung manis, baik dari adonannya maupun dari aneka topping atau glasir.

Nah, bagaimana? Tertarik membuat bagel dan donat sendiri di rumah? Apa pun kreasi baking-mu, pastikan selalu menggunakan tepung terigu berkualitas dari Interflour Indonesia, ya.


Selamat berkreasi di dapur!