Interflour Indonesia
Berita & Acara
Berita & Acara > Berita
Mengenal Roti Paratha, Roti Pipih Tradisional India

Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, India memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam. Tidak hanya terkenal dengan hidangan bercita rasa kuat seperti curry atau chicken tikka, India juga kaya akan aneka roti dan kue tradisional. Salah satunya adalah paratha.
Mengenal Roti Paratha
Paratha adalah roti pipih khas India yang dikenal dengan berbagai nama di beberapa wilayah, seperti palata di Myanmar dan paronthi di wilayah Punjab. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, paratha kerap disamakan dengan roti canai. Meski serupa, keduanya memiliki perbedaan, salah satunya karena paratha tidak menggunakan telur sehingga teksturnya cenderung lebih renyah di bagian luar.
Paratha dibuat dari tepung gandum utuh atau tepung terigu berprotein tinggi tanpa ragi, serta menggunakan ghee (mentega khas India) yang memberikan cita rasa gurih. Teksturnya renyah di luar, namun tetap lembut di bagian dalam.
Selain versi polos, paratha juga sering diisi dengan berbagai bahan, seperti kentang, ayam, daging cincang, atau sayuran. Roti ini biasanya disantap bersama kari, chai tea, atau hidangan pendamping khas India lainnya, dan cocok dinikmati bersama keluarga saat sarapan maupun makan malam.
Baca juga: Cara Membuat Aneka Roti yang Empuk & Lembut
Perbedaan antara Paratha dan Naan
India memiliki beragam jenis roti pipih (flat bread). Dua yang paling populer dan sering disajikan di restoran India adalah paratha dan naan. Keduanya memang sama-sama berbentuk bulat dan pipih, tetapi berbeda dari segi bahan, proses pembuatan, serta teksturnya.
Jenis Tepung
- Paratha: Tepung terigu berprotein tinggi
- Naan: Tepung terigu serbaguna berprotein sedang
Penggunaan ragi
- Paratha: Tanpa ragi
- Naan: Menggunakan ragi atau yoghurt
Tekstur
- Paratha: Renyah di luar, lembut dan berlapis di dalam
- Naan: Lembut dan kenyal
Cara pembuatan
- Paratha: Digulung atau dilaminasi sebelum dimasak dengan ghee
- Naan: Dipipihkan lalu langsung dimasak
Cara memasak
- Paratha: Dimasak di wajan dengan ghee
- Naan: Dipanggang di tandoor atau wajan panas
Penyajian
- Paratha: Dapat disajikan polos atau berisi
- Naan: Umumnya diberi topping seperti bawang putih atau rempah
Untuk mengetahui perbedaan kedua jenis roti ini secara lebih lengkap, Anda dapat membaca artikel lanjutan melalui tautan berikut bisa klik link ini.
Baca juga: Mengenal Brioche dan Perbedaannya dengan Roti Lain
Membuat Paratha Sendiri di Rumah
Paratha, naan, dan roti canai memang mudah ditemukan di restoran India maupun supermarket dalam bentuk adonan beku. Namun, ketiganya juga dapat dibuat sendiri di rumah karena menggunakan bahan yang sederhana dan mudah diperoleh.

Jika kamu ingin membuat paratha sendiri, Tepung Terigu Protein Tinggi Gerbang Jingga sangat cocok digunakan karena mampu menghasilkan adonan yang elastis, mudah dilaminasi, serta memberikan tekstur paratha yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Dengan bahan berkualitas dan teknik yang tepat, kamu bisa menghadirkan paratha hangat ala restoran India langsung dari dapur rumah. Selamat mencoba!