Interflour Indonesia

Berita & Acara

Roti Tanpa Pengawet Tahan Berapa Lama? Ini Penjelasannya

Jumat, 10 Juli 2026

roti tawar

Roti merupakan salah satu jenis makanan yang mudah berjamur apabila tidak disimpan dengan benar. Karena itu, sebagian produsen bakery menggunakan bahan pengawet untuk memperpanjang masa simpan produknya. Lalu, bagaimana dengan roti tanpa pengawet?  

Roti Tanpa Pengawet Tahan Berapa Lama?  

Roti tanpa pengawet yang disimpan dengan benar umumnya dapat bertahan selama 3–7 hari pada suhu ruang.

Namun, daya tahannya dapat berbeda bergantung pada jenis rotinya. Misalnya, sourdough cenderung lebih awet karena memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi sehingga mampu menghambat pertumbuhan jamur.

Apabila disimpan di dalam freezer menggunakan kemasan yang tertutup rapat, roti dapat bertahan hingga 6 bulan. Sebelum dikonsumsi, roti cukup dicairkan terlebih dahulu pada suhu ruang atau dipanaskan menggunakan microwave.


Baca juga: Sourdough Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet

Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Roti  

roti sourdough
Tidak semua roti memiliki masa simpan yang sama. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi daya tahan roti.

  • Jenis bahan: Roti yang mengandung telur dan gula umumnya memiliki masa simpan lebih lama. Sebaliknya, gluten-free bread cenderung lebih cepat basi karena memiliki kadar air yang lebih tinggi dan tidak menggunakan pengawet.
  • Cara penyimpanan: Menyimpan roti dalam wadah tertutup rapat, terutama di dalam freezer, dapat membantu memperpanjang masa simpannya.
  • Kebersihan proses produksi: Proses produksi yang higienis dapat mengurangi risiko kontaminasi mikroorganisme sehingga roti lebih tahan lama

Baca juga: Apa Itu Artisan Bread? Mengenal Jenis dan Karakteristiknya

Tanda-Tanda Roti Sudah Tidak Layak Dikonsumsi  

Roti sebaiknya tidak lagi dikonsumsi apabila menunjukkan beberapa tanda berikut.

  •  Muncul jamur dengan warna kehijauan, kehitaman, atau putih.
  • Mengeluarkan bau yang tidak sedap.
  • Memiliki rasa yang berubah atau tidak normal.
  • Teksturnya menjadi sangat keras atau berubah secara signifikan 
  • Dari beberapa tanda di atas, dapat disimpulkan bahwa roti tanpa pengawet memang lebih sensitif terhadap waktu dan kondisi penyimpanan. Oleh karena itu, dalam usaha bakery, menjaga kualitas produk tidak hanya bergantung pada penyimpanan, tetapi juga dimulai dari pemilihan bahan baku dan proses produksi yang tepat. 

    Penggunaan bahan baku yang sesuai dengan jenis produk juga dapat membantu menghasilkan adonan yang lebih konsisten, baik dari segi tekstur maupun karakter roti.

    Baca juga: Perbedaan Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang & Tinggi: Yuk Simak Kegunaannya!

    Sebagai contoh, Tepung Terigu Gerbang Jingga cocok digunakan untuk adonan yang membutuhkan struktur gluten kuat, seperti sourdough, roti manis, dan roti tawar. Sementara itu, Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas lebih sesuai untuk berbagai olahan berbasis tepung protein sedang, seperti donat, kue pukis, dan martabak manis.

    Semoga informasi di atas bermanfaat. Selamat berkreasi dan semoga usaha bakery kamu semakin sukses!  


    Baca juga:  Ide Jualan dari Roti Tawar yang Mudah Dibuat dan Menguntungkan