Interflour Indonesia
Berita & Acara
Berita & Acara > Berita
Roti Tanpa Pengawet Tahan Berapa Lama? Ini Penjelasannya

Roti merupakan salah satu jenis makanan yang mudah berjamur apabila tidak disimpan dengan benar. Karena itu, sebagian produsen bakery menggunakan bahan pengawet untuk memperpanjang masa simpan produknya. Lalu, bagaimana dengan roti tanpa pengawet?
Roti Tanpa Pengawet Tahan Berapa Lama?
Roti tanpa pengawet yang disimpan dengan benar umumnya dapat bertahan selama 3–7 hari pada suhu ruang.
Namun, daya tahannya dapat berbeda bergantung pada jenis rotinya. Misalnya, sourdough cenderung lebih awet karena memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi sehingga mampu menghambat pertumbuhan jamur.
Baca juga: Sourdough Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Roti

- Jenis bahan: Roti yang mengandung telur dan gula umumnya memiliki masa simpan lebih lama. Sebaliknya, gluten-free bread cenderung lebih cepat basi karena memiliki kadar air yang lebih tinggi dan tidak menggunakan pengawet.
- Cara penyimpanan: Menyimpan roti dalam wadah tertutup rapat, terutama di dalam freezer, dapat membantu memperpanjang masa simpannya.
- Kebersihan proses produksi: Proses produksi yang higienis dapat mengurangi risiko kontaminasi mikroorganisme sehingga roti lebih tahan lama
Baca juga: Apa Itu Artisan Bread? Mengenal Jenis dan Karakteristiknya
Tanda-Tanda Roti Sudah Tidak Layak Dikonsumsi
Roti sebaiknya tidak lagi dikonsumsi apabila menunjukkan beberapa tanda berikut.
Dari beberapa tanda di atas, dapat disimpulkan bahwa roti tanpa pengawet memang lebih sensitif terhadap waktu dan kondisi penyimpanan. Oleh karena itu, dalam usaha bakery, menjaga kualitas produk tidak hanya bergantung pada penyimpanan, tetapi juga dimulai dari pemilihan bahan baku dan proses produksi yang tepat.
Penggunaan bahan baku yang sesuai dengan jenis produk juga dapat membantu menghasilkan adonan yang lebih konsisten, baik dari segi tekstur maupun karakter roti.
Baca juga: Perbedaan Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang & Tinggi: Yuk Simak Kegunaannya!
Sebagai contoh, Tepung Terigu Gerbang Jingga cocok digunakan untuk adonan yang membutuhkan struktur gluten kuat, seperti sourdough, roti manis, dan roti tawar. Sementara itu, Tepung Terigu Serbaguna Premium Kompas lebih sesuai untuk berbagai olahan berbasis tepung protein sedang, seperti donat, kue pukis, dan martabak manis.
Baca juga: Ide Jualan dari Roti Tawar yang Mudah Dibuat dan Menguntungkan